Rekaman Kajian Ilmiyah Jum'at di Fatahillah Depok
"Lamuddur al Mantsur"
Bersama Al Ustadz Muhammad as Seweed Hafizhahulloh dapat di Download di Link Berikut
Sesi 1
Sesi tanya jawab
Rekaman Kajian Ilmiyah Jum'at di Fatahillah Depok
"Lamuddur al Mantsur"
Bersama Al Ustadz Muhammad as Seweed Hafizhahulloh dapat di Download di Link Berikut
Sesi 1
Sesi tanya jawab
✏ Lanjutan...
Kajian Kitab Syarhush Shuduur fi Tahriimi Rof'il Qubuur
(Karya al Imam Asy Syaukani Rahimahullah)
Oleh:
al Ustadz Abul Abbas As Sihri dan al Ustadz Askary
Wajib Rujuk Kepada Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya
https://www.dropbox.com/s/362tkhczhe3a28u/06-Wajib_Rujuk_Kepada_AlKitab_was_Sunnah.mp3
Unduh PDF kitab Syarhush Shuduur fii Tahriimi Rof'il Qubuur
http://www.archive.org/download/raahraah/mrs.pdf
Atau melalui unduhan audio berikut:
HADIAH UNTUK SALAFIYYIN INDONESIA PENGGUNA ANDROID
"Alhamdulillah telah ada Software Kumpulan Radio2 Salafiy di Indonesia. Silahkan Unduh dan Instal di HP Antum,mudah-mudahan bermanfaat.
Berikut Link Download nya
⏬
https://www.dropbox.com/s/wmgt7hp89fyfbte/RSI.apk
NB:
Kami Mohon Maaf kalau ada Radio yang belum tercantum.
Silahkan kirim alamat Radio atau Website nya kepada kami melalui email: salafyindonesia0@gmail.com
Untuk melihat Radio2 Salafy di Indonesia, silahkan kunjungi Website WhatsApp Salafy Indonesia di
http://forumsalafy.net
Mudah2an Bermanfaat. Baarakallahu fiikum.
------------
Bismillah..
Lanjutan Pelajaran kitab :
AL FIQHU AL MUYASSAR
-- Penjelasan FIQH Ringkas --
(Oleh Ustadz Askari hafizhahulloh)
File 86
Bab : Darah Haid dan Nifas
:
✏ Lanjutan...
Qawaa'id Salafiyyah wa Nasha'ih Taujihiyyah Li al Khuruj min Fitan al Hizbiyyah
(Karya Asy Syaikh Ahmad Bazmul)
KAIDAH KESEPULUH
Diantara prinsip penting dalam permasalahan ini :
ILMU, ILMU
Banyak kita dapatkan di tengah-tengah Salafiyyin, seorang salafy akan tetapi tidak menghadapkan dirinya mencari ilmu, dirinya tidak mau mempelajari Ilmu. Enggan membaca bimbingan ilmu dari para Ulama Kibar, tidak mendengarkan rekaman-rekaman Ulama. Ilmu, sungguh kita sangat amat membutuhkannya. Dengan sebab ilmu –biidznillah- akan membuahkan Rasa Takut kepada Allah. Dengan ilmu kita bisa mengenali mana yang Haq dan mana yang batil beserta perinciannya. Dengan ilmu engkau mengetahui bagaimana beribadah kepada Allah. Dengan Ilmu engkau bisa tahu bagaimana menyikapi berbagai kejadian dan permasalahan yang terjadi.
Banyak permasalahan yang timbul di tengah-tengah Salafiyyin, asal muasal kemunculannya disebabkan kejahilan dari Ilmu Syar’i, ataupun mengikuti hawa nafsu, dan berbangga dengan hasil pemikiran pribadi.
Sebagaimana disebutkan dalam Hadits dari shahabat Anas bin Malik, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam :
ثَلاَثٌ مُهْلِكَاتٌ : هَوَى مُتَّبَعٌ، وَشُحٌّ مُطَاعٌ، وَإِعْجَابُ المَرْءِ بِنَفْسِهِ
“Tiga perkara yang membinasakan: Hawa Nafsu yang dituruti, rakus yang ditaati, dan kebanggaan terhadap diri pribadi”.
Seandainya engkau katakan kepadanya kalimat berupa nasehat, dia tidak mau mendengarkan. Bahkan dia justru mengatakan kepadamu : “Ah tidak begitu, tapi menurut saya pribadi justru begini…”, “Kamu itu siapa, sok bisa ikut berpendapat”,
Apa kamu punya ilmu untuk bisa menjaga dirimu sendiri dari segala jenis ketergelinciran dan penyimpangan?. Tidak akan kita dapatkan (orang yang memiliki salah satu sifat dari tiga sifat diatas yang mau menerima nasehat,pent) Kecuali orang yang Allah rahmati.
Maka Ilmu berada pada posisi penting dalam Manhaj Salafy. Baik Ilmu terkait dengan bantahan (terhadap kebatilan dan ahlul batil), Ilmu dalam pembahasan Tauhid dan Fiqih atau ilmu lainnya yang menyangkut dengan peribadatan yang diamalkan oleh seorang muslim kepada Rabbnya setiap hari.
WA Miratsul Anbiya Indonesia
--------
Bismillah..
Lanjutan Pelajaran kitab :
AT TAFSIR AL MUYASSAR
(Oleh Ustadz Askari hafizhahulloh)
File 06
Tafsir Surat 'abasa_bag6
------------
Bismillah..
Lanjutan Pelajaran kitab :
AL FIQHU AL MUYASSAR
-- Penjelasan FIQH Ringkas --
(Oleh Ustadz Askari hafizhahulloh)
File 87
Waktu berakhirnya masa Haid
:
Seri Tanya-Jawab, Dauroh Kun Salafiiyan 'Alal Jaaddah.
Bersama AlUstadz Muhammad 'Umar As Sewed حفظه الله
Di Mesjid AlMujahidin Slipi, 28-Des-2013.
Apa Aqidah dan Manhaj Ust Dzul Akmal?
✏ Lanjutan...
Qawaa'id Salafiyyah wa Nasha'ih Taujihiyyah Li al Khuruj min Fitan al Hizbiyyah
KAIDAH KESEBELAS
Aku tutup pembicaraanku, meskipun sebenarnya masih banyak sekali yang harus disampaikan. Aku tutup dengan kaidah yang terakhir, meskipun yang lebih layak justru diletakkan sebagai kaidah yang pertama. Akan tetapi karena kita semua sudah mengetahuinya…
yaitu IKHLAS KEPADA ALLAH,
menghadapkan wajah hanya kepada-Nya dengan kita memanjatkan do’a agar dijauhkan dari berbagai fitnah, dan semoga Allah menunjukkan kita ke jalan yang lurus, melimpahkan taufiq kepada kita di atas al-Haq, menjauhkan diri kita dari segala bentuk perselisihan. Kita harus memohon kepada Allah pada perkara-perkara seperti ini, sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memohon perlindungan kepada Allah dari sifat nifaq dan penyimpangan. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam selalu memohon ketegaran.
Beliau berdoa sebagaimana disebutkan dalam hadits :
اِهْدِنِي لِمَا اخُتُلِفَ فِيهِ مِنَ الحَقِّ بِإِذْنِكَ، إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ
“Berikanlah petunjuk kepadaku kepada al-Haq tentang apa yang mereka perselisihkan -dengan izinmu-, sesungguhnya Engkau Ya Allah memberikan petunjuk kepada siapapun yang Engkau kehendaki”.
Jikalau kita perhatikan sebagian Salafiyyin, kita dapati sebagian mereka tidak menghadapkan wajah kepada Allah untuk meminta permohonan agar diselamatkan dari berbagai fitnah. Bahkan dia merangsek maju dengan berangan-angan untuk bisa merubah keadaan, mengerjakan ini dan itu, membantah…, jangan demikian, jangan.
Permasalahannya bukanlah sekedar angan-angan. Jangan kalian berangan-angan untuk bisa bertemu musuh. Fitnah adalah musuh kita. Seseorang janganlah berangan-angan untuk bisa bertemu dengan musuh. Akan tetapi bila ternyata dia bertemu musuh, maka hendaknya dia tegar dan kokoh di atas al-Haq dengan cara senantiasa bersama Ulama Kibar dan menjauh dari fitnah serta tidak ikut menceburkan diri padanya, sebagiamana telah lalu penjelasannya.
Namun apabila dia berangan-angan maka ini sikap dan tindakan yang buruk. Tidak memohon kepada Allah agar dikokohkan di atas al-haq, tidak meminta kepada Allah agar menjadikan dirinya termasuk orang-orang yang mengamalkan al-haq, yang jauh dan menjauhkan dari kebatilan. Tidaklah diragukan lagi bahwa sikap seperti ini merupakan celaan.
Wajib atas salafiyyin semuanya, agar menghadapkan wajahnya kepada Allah, memohon agar diberikan petunjuk di atas al-Haq dan kokoh di atas kebenaran.
Aku memohon kepada Allah agar memberikan manfaat kepada diri saya pribadi dan kalian semua dengan apa yang telah kita ucapkan dan dan kita dengarkan. Semoga Allah jadikan rangkaian kata ini sebagai hujjah pembela kita di hadapan Allah dan bukan menjadi penghujat atas diri-diri kita semua.
وصلى الله وسلم على نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين
Selesai, walhamdulillah
Dapat e-book PDF-nya di sini http://dammajhabibah.net/2013/11/29/e-book-pdf-kaidah-kaidah-salafiyyah-asy-syaikh-ahmad-bazmul/
WhatsApp Miratsul Anbiya Indonesia
--------
Bismillah..
Lanjutan Pelajaran kitab :
AT TAFSIR AL MUYASSAR
(Oleh Ustadz Askari hafizhahulloh)
File 07
Tafsir Surat 'abasa_bag7