✏ Lanjutan...
Qawaa'id Salafiyyah wa Nasha'ih Taujihiyyah Li al Khuruj min Fitan al Hizbiyyah
(Karya Asy Syaikh Ahmad Bazmul)
KAIDAH KESEPULUH
Diantara prinsip penting dalam permasalahan ini :
ILMU, ILMU
Banyak kita dapatkan di tengah-tengah Salafiyyin, seorang salafy akan tetapi tidak menghadapkan dirinya mencari ilmu, dirinya tidak mau mempelajari Ilmu. Enggan membaca bimbingan ilmu dari para Ulama Kibar, tidak mendengarkan rekaman-rekaman Ulama. Ilmu, sungguh kita sangat amat membutuhkannya. Dengan sebab ilmu –biidznillah- akan membuahkan Rasa Takut kepada Allah. Dengan ilmu kita bisa mengenali mana yang Haq dan mana yang batil beserta perinciannya. Dengan ilmu engkau mengetahui bagaimana beribadah kepada Allah. Dengan Ilmu engkau bisa tahu bagaimana menyikapi berbagai kejadian dan permasalahan yang terjadi.
Banyak permasalahan yang timbul di tengah-tengah Salafiyyin, asal muasal kemunculannya disebabkan kejahilan dari Ilmu Syar’i, ataupun mengikuti hawa nafsu, dan berbangga dengan hasil pemikiran pribadi.
Sebagaimana disebutkan dalam Hadits dari shahabat Anas bin Malik, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam :
ثَلاَثٌ مُهْلِكَاتٌ : هَوَى مُتَّبَعٌ، وَشُحٌّ مُطَاعٌ، وَإِعْجَابُ المَرْءِ بِنَفْسِهِ
“Tiga perkara yang membinasakan: Hawa Nafsu yang dituruti, rakus yang ditaati, dan kebanggaan terhadap diri pribadi”.
Seandainya engkau katakan kepadanya kalimat berupa nasehat, dia tidak mau mendengarkan. Bahkan dia justru mengatakan kepadamu : “Ah tidak begitu, tapi menurut saya pribadi justru begini…”, “Kamu itu siapa, sok bisa ikut berpendapat”,
Apa kamu punya ilmu untuk bisa menjaga dirimu sendiri dari segala jenis ketergelinciran dan penyimpangan?. Tidak akan kita dapatkan (orang yang memiliki salah satu sifat dari tiga sifat diatas yang mau menerima nasehat,pent) Kecuali orang yang Allah rahmati.
Maka Ilmu berada pada posisi penting dalam Manhaj Salafy. Baik Ilmu terkait dengan bantahan (terhadap kebatilan dan ahlul batil), Ilmu dalam pembahasan Tauhid dan Fiqih atau ilmu lainnya yang menyangkut dengan peribadatan yang diamalkan oleh seorang muslim kepada Rabbnya setiap hari.
WA Miratsul Anbiya Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar