Senin, 22 Juli 2013

Malaikat bershalawat kepada orang yang makan sahur

Bersabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ

"Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang makan diwaktu sahur."

(HR. Ibnu Hibban dari Ibnu Umar. As-Shahihah, no: 3409)

Janganlah satupun dari kalian bertaqlid dalam perkara agama

Dari Abdullohu bin Mas'ud radhiyallohu Ta'laa anhu berkata:

"Ketahuilah hendaknya jangan satupun dari kalian bertaqlid kepada siapapun dalam perkara agamamu sehingga (bila) ia beriman ikut beriman, bila ia kafir ikut pula menjadi kafir. Maka jika kamu tetap ingin berteladan maka ambilah contoh yang telah mati, sebab yang masih hidup tidak aman dari fitnah".

(Al Lalikai 1/93 no 130 & Al Haitsamy dalam Al Majma' 1/180)

Dinukil dari "Kilauan Mutiara Hikmah Dari Nasihat Salaful Ummah" oleh Asy Syaikh Abu 'Abdillah Jamal bin Farihan Al Haritsi

(Bab 7 : Sebab - Sebab Hilangnya Agama no 58)

Minggu, 21 Juli 2013

At Tafsir Al Muyassar - Muqaddimah

Menambah faedah di forum ini terutama untuk diri kami sendiri, maka Insya Allah akan kita uploadkan pelajaran-pelajaran yang berlalu:

"AT TAFSIR AL MUYASSAR"

Dars ini setiap ba'da Isya' selain malam Jum'at diluar bulan ramadhan.

Oleh: Ustadz Askari hafizhahulloh.

- MUQADDIMAH
Link selengkapnya disini

Adab memberi nasehat

ADAB-ADAB MEMBERI NASEHAT

Di antara adab memberi nasehat dalam Islam, yaitu menasehati saudaranya dengan tidak diketahui orang lain. Karena, barangsiapa menutupi keburukan saudaranya maka Allâh Ta'ala akan menutupi keburukannya di dunia dan akhirat.

Sebagian ulama berkata, barangsiapa menasehati seseorang dan hanya ada mereka berdua, maka itulah nasehat yang sebenarnya. Barangsiapa menasehati saudaranya di depan banyak orang maka yang demikian itu mencela dan merendahkan orang yang dinasehati.

Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

أفضل الجهاد كلمة حق عند سلطان جائر

"Seutama-utama Jihad adalah menasehati kebenaran disisi penguasa yang jahat." (HR. Abu Daud, Ibnu Majah dan At-Tirmidzi dari Shahabat Abu Sa'id al-Khudry radhiallahu 'anhu)

Semoga Bermanfaat

Jumat, 19 Juli 2013

Audio kajian risalah bab puasa, shalat tarawih dan zakat

Bismillah, alhamdulillah atas pertolongan Allah Ta'ala

KAJIAN RISALAH:
BAB: PUASA, SHALAT TARAWIH & ZAKAT.
(Syaikh Muhammad Al Utsaimin)
Kajian Ba'da Ashar Ramadhan 1434H/2013M.
Oleh: Ustadz Askari hafizhahullah.

Berikut File WMA/MP3 selama kajian berlangsung:
001 Fasal Tentang Puasa dan Hikmah-Hikmah Puasa (download wma/mp3)
002 Hukum Puasa Bagi Orang yang Sakit dan Bagi yang Safar (download wma/mp3)
003 Pembatal-Pembatal dan Perusak Puasa (download wma/mp3)
004 Qiyamul Lail dan Shalat Tarawih (download wma/mp3)
005 Tatacara Shalat Tarawih (download mp3) Pada file ini, nois agak tinggi dan kajian terhenti. Disebabkan hujan sangat deras tadi sore dan suara bising sangat keras di atap masjid. Harap maklum. Semoga bermanfaat.
006 Zakat dan Faedah-Faedahnya (download mp3)
007 Manfaat Zakat Dari Sisi Akhlak (download mp3)
008 Manfaat Zakat Dalam Kehidupan Masyarakat dan Fakir Miskin (download mp3)
009 Nisob Emas & Perak serta Hukum-Hukum Zakat Lainnya (download mp3)
010 Zakat Perdagangan (download mp3)
011 Golongan yang Berhak Menerima Zakat (download mp3)
012 Orang-Orang yang Berhak Menerima Zakat (download mp3)
013 Hukum-Hukum Zakat Fitr (download mp3)

Bisa diupload dan share secara online. Semoga semakin memudahkan kaum muslimin untuk mendapatkan faidah ilmiah.

Jazakumullahu khoiron ana sampaikan kepada ustadz askari, demikian pula kepada asatidzah - semoga Allah menjaga mereka semua, yang senantiasa memberikan bimbingan kepada kita semua.
Juga kepada ikhwan seluruhnya yang membantu tersebarnya ilmu kepada kaum muslimin. Semoga Allah membalasnya dengan kebaikan dan pahala.

Dan semoga Allah jadikan ilmu yang kita dapatkan menjadi ilmu yang bermanfaat. Dan Allah mudahkan bagi kita untuk beramal dengannya.

Zakat meredam murka Allah dan mencegah mati jelek

Dalam hadits disebutkan:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الصَّدَقَةَ لَتُطْفِئُ غَضَبَ الرَّبِّ وَتَدْفَعُ عَنْ مِيتَةِ السُّوءِ


Dari Anas Radliyallahu ‘anhu dia berkata, “Rasulullah (Shalallahu ‘alaihi wassallam) bersabda, ”Zakat itu dapat meredam murka Allah dan mencegah mati jelek.” (HR. Tirmidzi)

Senin, 15 Juli 2013

Syukur dan sabar

Berkata Mutharrif bin Abdillah bin Syikhkhir rahimahullah:

"Sesungguhnya hamba Allah yang paling dicintai Allah adalah yang senantiasa bersyukur dan bersabar, jika diberi cobaan maka dia bersabar, dan jika diberi kenikmatan maka dia bersyukur."

(Hayatus salaf: 868)

Minggu, 14 Juli 2013

Penghalang qiyamul lail

Al-Imam Hasan Al-Bashri menegaskan:
“Sesungguhnya orang yang telah melakukan dosa, akan terhalang dari qiyamul lail.”

Ada seseorang yang bertanya:
“Aku tidak dapat bangun untuk untuk qiyamul lail, maka beritahukanlah kepadaku apa yang harus kulakukan?”

Beliau menjawab:
“Jangan engkau bermaksiat (berbuat dosa) kepada-Nya di waktu siang, niscaya Dia akan membangunkanmu di waktu malam.”

(Tazkiyyatun Nufus, karya Dr Ahmad Farid)

Anjuran untuk melakukan shalat malam

Bersabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam:

"Hendaknya kalian mengerjakan shalat malam, karena sesungguhnya itu merupakan kebiasaan orang-orang saleh, dan bentuk pendekatan diri kepada Rabb kalian, menghapuskan kesalahan-kesalahan, dan mencegah dari berbuat dosa."

(HR. Tirmidzi dari Abu Umamah Al-Bahili)

Audio keutamaan qiyamul lail

Keutamaan QIYAMUL LAIL. Dan keutamaan QIYAMUL LAIL (SHALAT TARAWIH) di malam-malam bulan ramadhan...

Hendaknya seorang muslim berlomba-lomba dalam meraih keutamaan YANG AFDHOL sesuai dengan kemampuan dan kemudahan baginya.

Semua riwayat yang datang masing-masing menunjukkan keutamaan dan rahmat Allah bagi kaum muslimin..

Berikut penjelasannya dalam audio Oleh Ustadz Abu Muawiyah Askari hafizhahulloh.

Sabtu, 13 Juli 2013

Perbandingan dunia dan akhirat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Demi Allah! Tidaklah dunia itu dibandingkan dengan akhirat, kecuali seperti salah seorang dari kalian yang mencelupkan jarinya ke lautan. Maka perhatikanlah jari tersebut kembali membawa apa?”

(HR. Muslim).

Kamis, 11 Juli 2013

Mengapa orang yang berpuasa memiliki sekian banyak keutamaan

Motivasi Untuk Kita Semua
Pertanyaan:
Mengapa orang yang berpuasa akan mendapatkan sekian banyak keutamaan dan pahala serta sangat dicintai oleh Allah Ta'aala?

Jawab:
1- Orang yang berpuasa merelakan untuk meninggalkan makan dan minum dan syahwatnya, semua itu hanya karena Allah Ta'aala semata. Padahal orang banyak yang tidak tahu kalau dirinya sedang berpuasa, sangat mungkin dan mampu untuk dia melakukan sesuka hati yang dia inginkan. Semua itu dia tinggalkan adalah karena Allah Ta'aala (Ini adalah sebuah keikhlasan)
2- Orang yang berpuasa adalah orang yang sedang mengumpulkan seluruh jenis kesabaran. Sabar ada 3 jenis:
a-Sabar dalam menjalankan perintah Allah Ta'aala,
b-Sabar dalam meninggalkan segala kemaksiatan yang dilarang oleh Allah Ta'aala,
c-Sabar dalam menghadapi dan menerima ketetapan taqdir dari Allah Ta'aala (baik yang di rasakan nikmat ataupun berat)

Ikhwan fillah
Baarokallaahufiikum..
Mari kita saling berjuang untuk menjaga mutu puasa kita agar meraih keutamaan pahala pada bulan ramadhan yang amalan shalih dibulan ini dilipat gandakan oleh Allah Ta'aala.

Hilm (Sabar, Lemah Lembut) Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam

Diantara Hilm (Sabar, Lemah Lembut) Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam

Allah Tabaaroka wa Ta'aala berfirman:

ﺧﺬﺍﻟﻌﻔﻮ ﻭﺃﻣﺮ ﺑﺂﻟﻌﺮﻑ ﻭﺃﻋﺮﺽ ﻋﻦ ﺍﻟﺠﻬﻠﻴﻦ

"Jadilah engkau seorang pemaaf, dan perintahlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari orang-orang bodoh." (Al A'raf: 199)

Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu berkata: "Saya pernah berjalan bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau memakai kain burdah Najrani yang kasar kainnya, dan menjumpai seseorang badui yang tiba-tiba menarik selendang beliau dengan tarikan yang keras sampai aku melihat pada bagian bahu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ada bekas tarikan yang keras tadi. Badui itu berkata, "Wahai Muhammad, berikan padaku harta Allah yang ada pada engkau!" Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berpaling dan tersenyum, kemudian memerintahkan para shahabat untuk memberinya harta." (Muttafaqun 'alaihi).

Dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata kepada Asyaj Abdul Qais, "Sesungguhnya pada dirimu ada dua perangai yang dicintai Allah, yaitu al-hilm (lembut) dan al-anah (tidak tergesa-gesa)." (HR. Muslim)

Allah ta'aala berfirman:

ﺍﺩﻓﻊ ﺑﺎﻟﺘﻰ ﻫﻰ ﺍﺣﺴﻦ

"Balaslah (kejelekan itu) dengan cara yang lebih baik" (QS. Fushilat: 34)

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam singgah berteduh di bawah sebuah pohon dan menggantungkan pedangnya kemudian tidur. Tatkala beliau bangun, dihadapannya ada seorang yang beliau tidak menduga kedatanganya (yakni orang musyrik). Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya, "Sesungguhnya pedang yang kamu bawa adalah milikku." Orang itu berkata, "Siapa yang akan melindungimu (dari ancaman pedang ini)?" Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Allah". Tiba-tiba pedang itu jatuh, kemudian ia jatuh terduduk. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pun tidak membalasnya. (Muttafaqun 'alaihi).

Semoga bermanfaat.

Dinukil dari kitab:
ﻗﻄﻮﻑ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻤﺎﺋﻞ ﺍﻟﻤﺤﻤﺪﻳﺔ ﻭﺍﻸﺧﻼﻕ ﺍﻟﻨﺒﻮﻳﺔ ﻭﺍﻸﺩﺍﺏ ﺍﻼﺳﻼﻣﻴﺔ

Syaithan mengalir pada diri anak adam seperti aliran darah

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِيْ مِنَ اْلِإنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ

Sesungguhnya syaithan itu mengalir pada diri seorang manusia sebagaimana aliran darah (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Rabu, 10 Juli 2013

Keutamaan shalat di dua waktu dingin

Bersabda rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:

من صلى البردين دخل الجنة

"Barangsiapa yang mengerjakan shalat pada dua waktu dingin, maka dia pasti masuk surga" (Muttafaq 'Alaihi dari Abu Musa Al-Asy'ari).

Selasa, 09 Juli 2013

Nasehat (audio) untuk semakin memperbanyak mengingat kematian

Nasehat untuk semakin memperbanyak mengingat kematian.
Nasehat ini disampaikan oleh: Ustadz Abu Muawiyah Askari hafizhahulloh.
Ketika penguburan salah seorang ikhwan (Nasrun rahimahulloh) di Balikpapan.
9 Juli 2013

Semoga hal ini, menjadi nasehat yang sangat bermanfaat bagi diri kami pribadi dan bagi kaum muslimin umumnya.

Berziarah kubur demikian pula halnya mengantarkan jenazah, termasuk diantara tujuan yang paling utama adalah mengingat kehidupan akhirat. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa'alaalihi wasallam mengatakan:

إِنِّي كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمِ الْآخِرَةَ

"Dahulu aku melarang kalian berziarah kubur, maka silahkan kalian menziarahinya, karena berziarah kubur mengingatkan kalian akan kehidupan akhirat kalian" (HR. Ahmad, dll).

Maka tidak sepantasnya dalam kondisi-kondisi seperti ini, kita membicarakan masalah dunia, membicarakan masalah bisnis, dan yang lain sebagainya. Para ulama salaf, apabila mereka mendatangi makbaru (pekuburan), maka timbul rasa takut pada diri mereka, takut mereka di hadapan Allah subhanahu wata'ala. Apa yang akan mereka bawa di hadapan Allah. Sebab kematian akan menjemput siapa saja, tidak mengenal usia. Maka oleh karena itu ma'asyaral ikhwah rahimakumullah, sepatutnya pada kondisi-kondisi seperti ini kita senantiasa mengamalkan hadits rasul shallallahu 'alaihi wasallam:

أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ يَعْنِي الْمَوْتَ

"Perbanyaklah mengingat pelumat berbagai kelezatan dunia, yaitu kematian" (HR Tirmidzi, Nasaa’I dan Ibnu Majah).

Saudara kita nasrun rahimahullah yang meninggal meskipun dalam usia yang demikian muda, sebab kematian apabila Allah subhanahu wata'ala telah menetapkan, maka tidak akan bisa diakhirkan, dan tidak bisa pula dimajukan, semua itu telah ditetapkan oleh Allah subhanahu wata'ala. Yang wajib bagi kita yang hidup, untuk mengambil ibrah, apa yang akan kita persiapkan disaat kita menghadap Allah subhanahu wata'ala. Tidak ada jaminan dari diri kita bahwa kita akan mati di waktu yang lama.

Mungkin saja diantara kita ada yang mati pada hari ini pula, mungkin ada yang meninggal esok hari, dan mungkin ada yang meninggal di hari-hari yang berikutnya. Yang wajib bagi kita ayyuhal ikhwah, mempersiapkan apa yang akan kita bawa di saat kita menghadap Allah subhanahu wata'ala. Apakah kita termasuk diantara hamba-hamba Allah yang akan mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah azza wa jalla, dengan membawa amal shaleh pada hari kiamat. Allah subhanahu wata'ala tidak akan menerima dari hambanya kecuali al iman dan al amal shaleh.

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

"Pada hari dimana tidak akan bermanfaat harta dan anak-anak kita, namun siapa yang menghadap kepada Allah subhanahu wata'ala dengan hati yang ikhlas, hati yang senantiasa memurnikan ibadah hanya kepada Allah subhanahu wata'ala" ( Ash-Shu´arâ´: 88-89)

Maka ayyuhal ikhwah, ingatlah bahwa kematian itu adalah merupakan sesuatu yang pasti. Tidak ada satupun yang bisa selamat dari kematian. Allah azza wa jalla berfirman:

أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكْكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ

"Dimanapun kalian berada, kematian itu pasti menjemput kalian, meskipun kalian berada di benteng-benteng yang kokoh" (An-Nisâ´: 78)

Dan Allah subhanahu wata'ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

"Setiap jiwa pasti merasakan kematian, dan sesungguhnya akan disempurnakan apa yang kalian amalkan ketika di dunia. Barangsiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam al jannah, maka sungguh dialah yang mendapatkan kemenangan yang besar. Dan tidaklah kehidupan dunia ini melainkan kesenangan yang menipu" (Âl-´Imrân: 185)

Maka ma'asyaral ikhwah rahimakumullah, rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beliau mengatakan pada saat seseorang telah dimakamkan dan telah selesai dikuburkan, beliau mengatakan:

اسْتَغْفِرُوا لِأَخِيكُمْ وَسَلُوا لَهُ بِالتَّثْبِيتِ فَإِنَّهُ الْآنَ يُسْأَلُ

"Beristighfarlah kalian untuk saudara kalian, dan mohonlah kepada Allah subhanahu wata'ala semoga Allah memberi kekokohan kepadanya, karena sesungguhnya sekarang ini dia dalam keadaan diuji, dia dalam keadaan ditanya oleh malaikat yang dikirim oleh Allah subhanahu wata'ala" (Shahih Al Ahkam 156)

Semoga Allah azza wa jalla mengampuni beliau, semoga Allah subhanahu wata'ala memberi kekokohan kepada beliau, semoga Allah azza wa jalla menjadikan kematian beliau sebagai khusnul khatimah.

Maka ini ma'asyaral ikhwah rahimakumullah, jadikan pelajaran semoga kita termasuk diantara hamba-hamba yang mempersiapkan untuk bekal kita pada yaumul qiyamah, dengan iman dan amalan shaleh. Kita mengharapkan agar kemudian Allah azza wa jalla menjadikan kematian kita dengan khusnul khatimah, dan itu adalah akhir kehidupan yang terbaik bagi seorang hamba.

Saya kira ini nasihat semoga bermanfaat terkhusus untuk diri saya sendiri, demikian pula kepada para ikhwan sekalian, bahwa tempat ini merupakan tempat dimana kita mengingat kehidupan akhirat. Kita akan menyusul saudara-saudara kita, oleh karena itu rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beliau menganjurkan kepada ummatnya pada saat mendatangi makbarah agar mengucapkan salam:

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ لَلاَحِقُوْنَ نَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

Dalam do'a ini terkandung pernyataan bahwa kita akan menyusul mereka yang telah mendahului kita, dimana mereka telah mendahului kita meninggalkan dunia ini, dan kitapun ma'asyaral ikhwah, akan sama seperti mereka. Namun yang terbaik adalah mereka yang mempersiapkan apa yang mereka bawa tatkala mereka menghadap Allah subhanahu wata'ala.

Download Audio disini

Sesungguhnya dunia ini sangat ringan di sisi Allah

Berkata Ubaid bin Umair rahimahullah:

"Sesungguhnya dunia sangat ringan untuk Allah berikan kepada yang Dia cintai dan yang tidak dicintaiNya, dan Dia tidak memberikan iman kecuali kepada yang dicintaiNya."

(Hayatus salaf: 868)