Allah Tabaaroka wa Ta'aala berfirman:
ﺧﺬﺍﻟﻌﻔﻮ ﻭﺃﻣﺮ ﺑﺂﻟﻌﺮﻑ ﻭﺃﻋﺮﺽ ﻋﻦ ﺍﻟﺠﻬﻠﻴﻦ
"Jadilah engkau seorang pemaaf, dan perintahlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari orang-orang bodoh." (Al A'raf: 199)
Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu berkata: "Saya pernah berjalan bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau memakai kain burdah Najrani yang kasar kainnya, dan menjumpai seseorang badui yang tiba-tiba menarik selendang beliau dengan tarikan yang keras sampai aku melihat pada bagian bahu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ada bekas tarikan yang keras tadi. Badui itu berkata, "Wahai Muhammad, berikan padaku harta Allah yang ada pada engkau!" Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berpaling dan tersenyum, kemudian memerintahkan para shahabat untuk memberinya harta." (Muttafaqun 'alaihi).
Dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata kepada Asyaj Abdul Qais, "Sesungguhnya pada dirimu ada dua perangai yang dicintai Allah, yaitu al-hilm (lembut) dan al-anah (tidak tergesa-gesa)." (HR. Muslim)
Allah ta'aala berfirman:
ﺍﺩﻓﻊ ﺑﺎﻟﺘﻰ ﻫﻰ ﺍﺣﺴﻦ
"Balaslah (kejelekan itu) dengan cara yang lebih baik" (QS. Fushilat: 34)
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam singgah berteduh di bawah sebuah pohon dan menggantungkan pedangnya kemudian tidur. Tatkala beliau bangun, dihadapannya ada seorang yang beliau tidak menduga kedatanganya (yakni orang musyrik). Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya, "Sesungguhnya pedang yang kamu bawa adalah milikku." Orang itu berkata, "Siapa yang akan melindungimu (dari ancaman pedang ini)?" Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Allah". Tiba-tiba pedang itu jatuh, kemudian ia jatuh terduduk. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pun tidak membalasnya. (Muttafaqun 'alaihi).
Semoga bermanfaat.
Dinukil dari kitab:
ﻗﻄﻮﻑ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻤﺎﺋﻞ ﺍﻟﻤﺤﻤﺪﻳﺔ ﻭﺍﻸﺧﻼﻕ ﺍﻟﻨﺒﻮﻳﺔ ﻭﺍﻸﺩﺍﺏ ﺍﻼﺳﻼﻣﻴﺔ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar